Singapura Luncurkan Kerangka Kerja Tata Kelola Agentic AI Pertama di Dunia; Armor Mengumpulkan Pemimpin ASEAN untuk Membantu Perusahaan Menerapkan Persyaratan Baru

- Jurnalis

Senin, 2 Februari 2026 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

logo

logo

Inisiatif di lima negara ini mengatasi berbagai masalah kepatuhan yang muncul di saat ASEAN memperketat pengawasan terhadap AI

SINGAPURA, 2 Februari 2026 /PRNewswire/ — Singapura menjadi negara pertama yang mengeluarkan kerangka kerja tata kelola untuk Agentic AI. Menteri Pengembangan Digital dan Informasi Josephine Teo mengumumkan Kerangka Tata Kelola Model AI untuk Agentic AI di World Economic Forum. Kerangka kerja ini mewajibkan perusahaan mempertankan pertanggungjawaban manusia atas agen AI, menerapkan pengawasan teknis, dan memastikan transparansi.

Armor and Microsoft Security leaders at the Microsoft Digital Trust & Global Regulation Roadshow in Singapore, January 2026.
Armor and Microsoft Security leaders at the Microsoft Digital Trust & Global Regulation Roadshow in Singapore, January 2026.

Inisiatif Armor Membantu Perusahaan Menanggapi

Armor adalah perusahaan terdepan di dunia di bidang deteksi dan respons terkelola di komputasi awan dan Mitra Solusi Microsoft untuk Keamanan. Hari ini Armor mengumumkan inisiatif yang mencakup Singapura, Thailand, Malaysia, Indonesia, dan Filipina untuk membantu berbagai perusahaan menerapkan persyaratan baru ini.

Armor memiliki pengalaman langsung dalam menjaga keamanan perusahaan yang memanfaatkan teknologi AI. Sebuah perusahaan teknologi perawatan kesehatan yang menggunakan alat GenAI untuk melayani lebih dari 800 sistem kesehatan telah berhasil mempersingkat Rata-rata Waktu Tanggap Insiden (MTTR) 29 kali lipat setelah bermitra dengan Armor untuk deteksi dan respons terkelola selama 24 jam sehari dan 7 hari seminggu.

"Kerangka Kerja Tata Kelola Model AI (MGF) Singapura untuk Agentic AI mengakui hal-hal yang selama ini kami sampaikan kepada klien: Agen AI yang mampu bertindak secara otonom juga membutuhkan tingkat pengawasan keamanan yang sama seperti yang diterapkan pada pengguna yang memiliki hak akses istimewa," kata Chris Drake, Pendiri dan CEO Armor. "Anda tidak akan mengizinkan karyawan mengakses sistem yang sensitif tanpa visibilitas dan pengawasan. Logika yang sama ini juga berlaku pada AI."

Armor Nexus: Pendekatan Baru Terhadap Operasi Keamanan

Inti dari pendekatan Armor adalah Nexus, yakni platform operasi keamanan terpadu yang diciptakan bagi tim-tim yang menjalankan Pusat Operasi Keamanan (SOC) mereka sendiri. Tidak seperti SOC tradisional yang mengandalkan proses manual dan sistem tiket yang terpisah, Nexus diciptakan oleh para praktisi yang melindungi perusahaan dari dalam.

Nexus menyatukan operasi dan teknologi di satu platform karena insiden nyata selalu melibatkan keduanya. Platform ini memperjelas lingkungan keamanan Microsoft sehingga berbagai perusahaan memiliki visibilitas penuh pada data mereka. Pelanggan dapat langsung mengaskes intelijen yang mendasari dan menjaga transparansi yang dituntut oleh kerangka kerja tata kelola.

Perusahaan yang ingin berpartisipasi dapat menghubungi tim Armor di armor.com.

Tentang Armor

Armor adalah perusahaan terdepan di dunia di bidang deteksi dan respons terkelola di komputasi awan. Dipercaya oleh lebih dari 1.700 perusahaan di 40 negara, Armor menyediakan keamanan siber, konsultasi kepatuhan, dan pertahanan terkelola selama 24 jam sehari dan 7 hari seminggu yang diciptakan untuk transparansi, kecepatan, dan hasil nyata. Armor memadukan keahlian manusia dengan keakuratan berbasis AI untuk melindungi lingkungan penting guna mengatasi ancaman yang terus berkembang dan membangun ketahanan berkelanjutan. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi armor.com atau meminta Penilaian Ketahanan Siber dengan cuma-cuma.

Ikuti kami di LinkedIn, X.

Kontak Media:
Michele Glassman
Marketing Director, Armor
Email: michele.glassman@armor.com
Situs web: www.armor.com

Armor team members join Microsoft partners at Microsoft's ASEAN offices as part of Armor's five-country initiative to help enterprises operationalize Singapore's new Model AI Governance Framework for Agentic AI.
Armor team members join Microsoft partners at Microsoft’s ASEAN offices as part of Armor’s five-country initiative to help enterprises operationalize Singapore’s new Model AI Governance Framework for Agentic AI.

 

Foto – https://mma.prnasia.com/media2/2872997/Armor_Defense_and_Microsoft_Security_leaders.jpg?p=medium600
Foto – https://mma.prnasia.com/media2/2872998/Armor_Defense_team_members_join_Microsoft_partners.jpg?p=medium600
Logo – https://mma.prnasia.com/media2/2617179/PR_Armor_Logo.jpg?p=medium600

Berita Terkait

Huawei Luncurkan 115 Referensi Penerapan “Industrial Intelligence” Bersama Pelanggan Global; serta Lansir 22 Solusi “Industrial Intelligence” Bersama Mitra di MWC 2026
Malaysia Airlines Luncurkan Film “Thousand-Mile Horse: Journeying Together in the Year of the Horse”, Menandai Momentum Berkelanjutan di Tiongkok
Yang Chaobin, Huawei: Menciptakan Nilai Tambah Jaringan Seluler demi Membangun Dunia Teknologi Cerdas yang Lebih Baik
Palladium Global Science Award 2026 Buka Pendaftaran Aplikasi Paladium Baru
Melampaui Industri Telekomunikasi: Jalur Pasti Menuju Kesuksesan Bisnis pada Era “Agentic”
“Now Is Yours”: Huawei Mengubah Gaya Hidup Cerdas di MWC 2026
HONOR Serukan Kolaborasi Terbuka dalam Visi Ekosistem AI Baru, Seiring Munculnya Peluang Baru bagi Perangkat AI
Huawei Luncurkan Rangkaian Produk dan Solusi Jaringan Optik Generasi Berikutnya guna Mendorong Pertumbuhan Baru pada Era AI

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 10:00 WIB

Huawei Luncurkan 115 Referensi Penerapan “Industrial Intelligence” Bersama Pelanggan Global; serta Lansir 22 Solusi “Industrial Intelligence” Bersama Mitra di MWC 2026

Rabu, 4 Maret 2026 - 09:51 WIB

Malaysia Airlines Luncurkan Film “Thousand-Mile Horse: Journeying Together in the Year of the Horse”, Menandai Momentum Berkelanjutan di Tiongkok

Rabu, 4 Maret 2026 - 07:56 WIB

Yang Chaobin, Huawei: Menciptakan Nilai Tambah Jaringan Seluler demi Membangun Dunia Teknologi Cerdas yang Lebih Baik

Rabu, 4 Maret 2026 - 07:47 WIB

Palladium Global Science Award 2026 Buka Pendaftaran Aplikasi Paladium Baru

Rabu, 4 Maret 2026 - 07:35 WIB

Melampaui Industri Telekomunikasi: Jalur Pasti Menuju Kesuksesan Bisnis pada Era “Agentic”

Berita Terbaru