Huawei Luncurkan 115 Referensi Penerapan “Industrial Intelligence” Bersama Pelanggan Global; serta Lansir 22 Solusi “Industrial Intelligence” Bersama Mitra di MWC 2026

- Jurnalis

Rabu, 4 Maret 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

from left to right: Len De Villiers, Chief Technology and Information Officer of Eskom; Zhang Liangang, Chief Scientist of Shandong Port Group; Nicholas Ma, Corporate Vice President, President Global Gov. & Enterprise Key Accounts, Huawei; Dennis Uy, CEO and Co-Founder of Converge ICT; Dr. Juan Abarca Cidón, President of HM Hospitales; and Su Yila, Deputy Director of PetroChina (Beijing) Digital Intelligent Research Institute Co., Ltd, CNPC

from left to right: Len De Villiers, Chief Technology and Information Officer of Eskom; Zhang Liangang, Chief Scientist of Shandong Port Group; Nicholas Ma, Corporate Vice President, President Global Gov. & Enterprise Key Accounts, Huawei; Dennis Uy, CEO and Co-Founder of Converge ICT; Dr. Juan Abarca Cidón, President of HM Hospitales; and Su Yila, Deputy Director of PetroChina (Beijing) Digital Intelligent Research Institute Co., Ltd, CNPC

BARCELONA, Spanyol, 4 Maret 2026 /PRNewswire/ — Di MWC Barcelona 2026, Huawei meluncurkan 115 referensi penerapan industrial intelligence dalam acara Industrial Digital and Intelligent Transformation Summit 2026. Mengusung tema "Advancing Industrial All Intelligence", acara ini menjadi forum bagi Huawei bersama pelanggan, mitra, dan pelaku industri untuk membahas praktik terbaru dalam pengembangan teknologi cerdas untuk sektor industri. Selain itu, Huawei juga memperbarui kerangka kerja kemitraan SHAPE 2.0 dan memperkenalkan 22 solusi industrial intelligence baru yang dikembangkan bersama mitra. Solusi tersebut ditujukan untuk berbagai sektor, seperti kelistrikan, manufaktur dan ritel, keuangan, transportasi, minyak dan gas, ISP, media, layanan publik, serta kota pintar.

Huawei memperkenalkan kerangka kerja "ACT Pathway" yang mudah direplikasi

Dalam satu tahun terakhir, teknologi AI berkembang pesat. Model AI yang mampu melakukan penalaran serta alur kerja berbasiskan agen semakin matang, sedangkan AI berwujud fisik mulai berkembang secara nyata. Tren-tren ini mendukung teknologi AI merambah berbagai proses produksi utama dan memperluas penerapannya dari tahap uji coba menjadi penggunaan dalam skala besar.

Untuk itu, Huawei memperkenalkan "ACT Pathway", sebuah kerangka kerja yang dapat direplikasi untuk mencapai industrial intelligence. Kerangka kerja ini mencakup tiga langkah utama. Langkah pertama, mengidentifikasi skenario dengan nilai tambah tinggi. Huawei telah membantu pelanggan mengidentifikasi lebih dari 1.000 skenario produksi inti yang dapat memanfaatkan AI secara optimal. Langkah kedua, menyesuaikan model AI dengan data industri berkualitas tinggi. Huawei membangun kerangka keamanan AI enam lapis untuk memastikan setiap tahap dalam siklus hidup AI berjalan secara aman dan dapat dipercaya. Langkah ketiga, mentransformasi aktivitas bisnis melalui pengembangan talenta AI. Industri membutuhkan tenaga profesional yang memahami industri sekaligus menguasai teknologi AI. Huawei mendukung hal tersebut melalui program praktik kerja langsung, komunitas open-source CANN, komunitas industri vertikal di Huawei Cloud, serta program ICT Academy.

Bekerja sama dengan pelanggan, Huawei meluncurkan referensi penerapan industrial intelligence berskala global

Dalam acara tersebut, sejumlah pelanggan Huawei turut hadir untuk meluncurkan 115 referensi penerapan industrial intelligence secara global. Beberapa di antaranya berasal dari perusahaan dan organisasi seperti Eskom, Shandong Port Group, Converge ICT, HM Hospitales, serta Digital Intelligent Research Institute milik PetroChina (Beijing) dan CNPC.

from left to right: Len De Villiers, Chief Technology and Information Officer of Eskom; Zhang Liangang, Chief Scientist of Shandong Port Group; Nicholas Ma, Corporate Vice President, President Global Gov. & Enterprise Key Accounts, Huawei; Dennis Uy, CEO and Co-Founder of Converge ICT; Dr. Juan Abarca Cidón, President of HM Hospitales; and Su Yila, Deputy Director of PetroChina (Beijing) Digital Intelligent Research Institute Co., Ltd, CNPC
from left to right: Len De Villiers, Chief Technology and Information Officer of Eskom; Zhang Liangang, Chief Scientist of Shandong Port Group; Nicholas Ma, Corporate Vice President, President Global Gov. & Enterprise Key Accounts, Huawei; Dennis Uy, CEO and Co-Founder of Converge ICT; Dr. Juan Abarca Cidón, President of HM Hospitales; and Su Yila, Deputy Director of PetroChina (Beijing) Digital Intelligent Research Institute Co., Ltd, CNPC

Huawei memperbarui kerangka kemitraan SHAPE 2.0

Huawei memperbarui kerangka kemitraan SHAPE 2.0, dengan AI sebagai mesin utama. Pembaruan ini mencakup lima aspek utama.

Pertama, peningkatan produk berbasiskan AI. Huawei mengintegrasikan AI ke dalam berbagai produk dan solusi, seperti agen jaringan yang mampu mengotomatisasi deteksi gangguan dan optimasi jaringan.

Kedua, peningkatan mekanisme inovasi kolaboratif. Mitra dapat menggunakan layanan AgentArts di Huawei Cloud untuk mengembangkan agen AI dan solusi AI untuk industri.

Ketiga, pengembangan kemampuan AI bagi mitra. Huawei meluncurkan standar kemampuan AI baru serta lebih dari 20 program sertifikasi AI, dan menargetkan lebih dari 1.000 mitra memperoleh sertifikasi tersebut.

Keempat, meningkatkan efisiensi kerja sama melalui AI. Huawei menyediakan berbagai sarana AI untuk meningkatkan produktivitas mitra, seperti konfigurasi dengan dukungan AI dan layanan dukungan teknis melalui HUAWEI eKit Chat.

Kelima, menciptakan peluang pertumbuhan baru dengan AI. Huawei menempatkan lebih dari 3.000 pakar AI khusus untuk berbagai skenario industri serta meluncurkan proyek transformasi cerdas di 38 sektor industri. Solusi AI terintegrasi Huawei, seperti server Atlas 850, turut membantu mitra membangun solusi AI sendiri secara lebih efisien.

Di acara tersebut, Huawei menampilkan 22 solusi industrial intelligence terkini yang dikembangkan bersama sejumlah mitra.

Beberapa mitra dan pelanggan global Huawei juga berbagi pengalaman tentang teknologi digital dan AI.

Len De Villiers, Chief Technology & Information Officer, Eskom, "Listrik yang berkelanjutan sangat penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, mengurangi kemiskinan, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Eskom saat ini berfokus pada keberlanjutan finansial dan operasional, modernisasi sistem kelistrikan, serta transisi energi untuk mendukung masa depan energi dan pertumbuhan ekonomi Afrika Selatan."

Ng Wun-kit, Kepala Sekolah, Pui Kiu Middle School, Hong Kong , Tiongkok, " Pui Kiu Middle School berupaya menjadi pelopor pendidikan berbasiskan AI melalui metode pembelajaran yang lebih personal dan cerdas. Lebih lagi, sekolah kami telah menerapkan sejumlah program seperti AI General Knowledge Course, AI-Empowered Smart Classroom, dan Smart & Safe Campus, serta akan meluncurkan Global Model School of Huawei AI Education Center (AIEC)."

Hoy-Jin Lee, Vice President, Sales, Solum Europe GmbH, "Didukung lini ESL terlengkap, Solum siap mengoptimalkan setiap gerai ritel. Bersama Huawei, kami mengembangkan All-in-One Retail Infrastructure Platform, sebuah solusi yang menggabungkan infrastruktur telekomunikasi dan sistem Electronic Shelf Label (ESL) dalam satu arsitektur yang efisien dan mudah dikembangkan. Solusi ini dapat mengurangi total biaya kepemilikan hingga 55%, serta memberikan penghematan hingga 33% bagi gerai berskala besar."

Di zona pameran Enterprise Business di Hall 1, Huawei menampilkan 98 booth dan 51 demo interaktif untuk membuktikan komitmen dalam mendukung transformasi cerdas serta inovasi infrastruktur digital. Pameran tersebut menampilkan berbagai produk, solusi, dan praktik global terbaru dalam transformasi teknologi cerdas untuk sektor industri.

Huawei juga menyediakan area pameran khusus mitra untuk menampilkan kebijakan kemitraan terbaru, berbagai sarana pendukung, solusi yang siap dipasarkan, serta produk unggulan.

The Huawei Enterprise booth at MWC Barcelona 2026
The Huawei Enterprise booth at MWC Barcelona 2026

Informasi selengkapnya: MWC Barcelona 2026 | Huawei Enterprise

 

Berita Terkait

Malaysia Airlines Luncurkan Film “Thousand-Mile Horse: Journeying Together in the Year of the Horse”, Menandai Momentum Berkelanjutan di Tiongkok
Yang Chaobin, Huawei: Menciptakan Nilai Tambah Jaringan Seluler demi Membangun Dunia Teknologi Cerdas yang Lebih Baik
Palladium Global Science Award 2026 Buka Pendaftaran Aplikasi Paladium Baru
Melampaui Industri Telekomunikasi: Jalur Pasti Menuju Kesuksesan Bisnis pada Era “Agentic”
“Now Is Yours”: Huawei Mengubah Gaya Hidup Cerdas di MWC 2026
HONOR Serukan Kolaborasi Terbuka dalam Visi Ekosistem AI Baru, Seiring Munculnya Peluang Baru bagi Perangkat AI
Huawei Luncurkan Rangkaian Produk dan Solusi Jaringan Optik Generasi Berikutnya guna Mendorong Pertumbuhan Baru pada Era AI
Huawei Usulkan Pembangunan Jaringan Target “AI-Centric All-Optical” untuk Meningkatkan Pengalaman Layanan

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 10:00 WIB

Huawei Luncurkan 115 Referensi Penerapan “Industrial Intelligence” Bersama Pelanggan Global; serta Lansir 22 Solusi “Industrial Intelligence” Bersama Mitra di MWC 2026

Rabu, 4 Maret 2026 - 09:51 WIB

Malaysia Airlines Luncurkan Film “Thousand-Mile Horse: Journeying Together in the Year of the Horse”, Menandai Momentum Berkelanjutan di Tiongkok

Rabu, 4 Maret 2026 - 07:56 WIB

Yang Chaobin, Huawei: Menciptakan Nilai Tambah Jaringan Seluler demi Membangun Dunia Teknologi Cerdas yang Lebih Baik

Rabu, 4 Maret 2026 - 07:47 WIB

Palladium Global Science Award 2026 Buka Pendaftaran Aplikasi Paladium Baru

Rabu, 4 Maret 2026 - 07:35 WIB

Melampaui Industri Telekomunikasi: Jalur Pasti Menuju Kesuksesan Bisnis pada Era “Agentic”

Berita Terbaru