Alamar Biosciences Umumkan Peluncuran NULISAqpcr™ AD 5-plex Assay Untuk Memajukan Deteksi Biomarker Berbasis Darah Dalam Penelitian Penyakit Alzheimer

- Jurnalis

Rabu, 14 Januari 2026 - 04:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NULISAqpcr AD 5-plex Assay includes BD-pTau217, GFAP, NfL, AB42 and APOE4.

NULISAqpcr AD 5-plex Assay includes BD-pTau217, GFAP, NfL, AB42 and APOE4.

FREMONT, Calif., 14 Januari, 2026 /PRNewswire/ — Alamar Biosciences, Inc. ("Alamar") adalah pemimpin di bidang proteomik presisi yang berkomitmen untuk memajukan deteksi dini atas penyakit. Dengan bangga, Alamar mengumumkan peluncuran Research Use Only (RUO) NULISAqpcr ™ AD 5-plex Assay. Solusi inovatif ini memungkinkan pengukuran kuantitatif secara bersamaan atas lima biomarker berbasis darah yang sangat penting dan sesuai dengan pedoman yang direkomendasikan oleh Asosiasi Alzheimer: tau 217 terfosforilasi yang berasal dari otak (BD-pTau217), rantai ringan neurofilamen (NfL), amiloid-beta 42 (Aβ42), protein asam fibrilasi glial (GFAP), dan APOE4 (status pembawa), semuanya dari satu sampel darah atau plasma.

NULISAqpcr AD 5-plex Assay includes BD-pTau217, GFAP, NfL, AB42 and APOE4.
NULISAqpcr AD 5-plex Assay includes BD-pTau217, GFAP, NfL, AB42 and APOE4.

NULISAqpcr AD 5-plex Assay menggabungkan biomarker utama ke format multipleks tunggal, memberikan sensitivitas, spesifisitas, dan kemudahan penggunaan yang tak tertandingi. Dengan menggabungkan BD-pTau217, Aβ42, NfL, dan GFAP, tes ini memungkinkan pemantauan yang kuat terhadap patologi amiloid dan tau, degenerasi saraf, dan peradangan, sekaligus secara akurat menentukan status pembawa APOE4 – faktor risiko genetik yang terkuat untuk penyakit Alzheimer. Bersama-sama, semua kemampuan ini menciptakan sarana yang luar biasa untuk penelitian translasi dan klinis, dan relevansinya melampaui penyakit Alzheimer hingga penyakit degenerasi saraf dan gangguan kognitif lainnya.

"Peluncuran NULISAqpcr AD 5-plex Assay merupakan pencapaian penting dalam upaya kami untuk memberikan solusi proteomik presisi bagi penyakit degenerasi saraf," kata Dr. Yuling Luo, Pendiri, Pimpinan, dan Chief Executive Officer di Alamar. "Dengan menggabungkan semua target protein yang penting ini ke dalam satu pengujian dengan alur kerja yang efisien, kami mendukung komunitas ilmu saraf untuk memajukan skrining, deteksi dini, dan diagnosis yang tepat untuk penyakit Alzheimer."

"Biomarker berbasis darah mengubah penelitian Alzheimer, menyediakan cara yang akurat, lebih murah, dan lebih mudah didapatkan untuk menetapkan diagnosis dini dan membantu menentukan kelayakan terapi," kata Dr. Steven Williams, Chief Scientific Officer di Alamar. "Tes single-plex tradisional dapat mengukur biomarker ini secara individual, tapi perlu beberapa tes untuk memberikan gambaran lengkap tentang penyakit ini. Dengan NULISA™, sekarang kita dapat mengukur beberapa protein terkait Alzheimer dalam darah, yang masing-masing memberikan wawasan unik tentang patofisiologi yang mendasarinya."

Alamar berkomitmen untuk bekerja sama dengan peneliti, dokter, dan mitra dari kalangan industri untuk menyingkapkan proteomik presisi dan meningkatkan hasil bagi penderita penyakit Alzheimer maupun penyakit degenerasi saraf lainnya. NULISAqpcr AD 5-plex Assay telah tersedia sebagai layanan melalui Technology Access Program kami.

Untuk informasi lebih lanjut tentang NULISAqpcr AD 5-plex Assay dan seluruh portofolio solusi proteomik presisi Alamar, kunjungi www.alamarbio.com.

Tentang Alamar Biosciences, Inc.

Alamar Biosciences adalah perusahaan swasta di bidang ilmu hayati yang berkomitmen untuk mendukung proteomik presisi guna mendeteksi penyakit lebih dini. Dengan memanfaatkan teknologi NULISA™ dan ARGO™ HT System eksklusifnya, platform Alamar dirancang untuk menyediakan sensitivitas amat sangat tinggi dan mengatasi berbagai keterbatasan utama yang dialami teknologi yang ada untuk menghasilkan proteomik presisi. Untuk informasi lebih lanjut, harap kunjungi alamarbio.com


Foto – https://mma.prnasia.com/media2/2859769/Alamar_NULISAqpcr_AD_5_plex.jpg?p=medium600
Logo – https://mma.prnasia.com/media2/1810182/Alamar_Logo_WhiteOutline_RGB_4x1_Logo_V1.jpg?p=medium600

Berita Terkait

Silvio Napoli Menjadi CEO Lucid Setelah Pergantian Kepemimpinan
Xinhua Silk Road: RCEP Local Governments and Friendship Cities Cooperation (Huangshan) Forum 2026 Dibuka di Anhui, Tiongkok Timur
Sungrow Percepat Fase “Time-to-Grid” Proyek PV&BESS Terbesar di Myanmar, Rampungkan Komisioning dalam Tujuh Hari
Envision Energy Gandeng Impact Electrons Siam, Bangun Sistem Energi Masa Depan Terbesar di Asia Tenggara di Laos
Usaha Patungan Asuransi Mahindra dan Manulife Berlanjut; Mendapat Persetujuan Dari Kementerian Urusan Korporasi
Haier Luncurkan Kulkas Seri Horizon di Vietnam, Hadirkan Standar Baru untuk Kesegaran Makanan dan Desain Peralatan Rumah Tangga
Computex 2026: SSSTC Perluas Portofolio Produk SSD “Immersion Cooling” guna Menjawab Tantangan Pengelolaan Suhu di Pusat Data AI
Hyland dan AWS Hadirkan Agentic Enterprise Berbasis Konten Ke Asia Pasifik Tanpa Memindahkan Data Pelanggan

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:27 WIB

Silvio Napoli Menjadi CEO Lucid Setelah Pergantian Kepemimpinan

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:29 WIB

Xinhua Silk Road: RCEP Local Governments and Friendship Cities Cooperation (Huangshan) Forum 2026 Dibuka di Anhui, Tiongkok Timur

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:35 WIB

Sungrow Percepat Fase “Time-to-Grid” Proyek PV&BESS Terbesar di Myanmar, Rampungkan Komisioning dalam Tujuh Hari

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:09 WIB

Envision Energy Gandeng Impact Electrons Siam, Bangun Sistem Energi Masa Depan Terbesar di Asia Tenggara di Laos

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:23 WIB

Usaha Patungan Asuransi Mahindra dan Manulife Berlanjut; Mendapat Persetujuan Dari Kementerian Urusan Korporasi

Berita Terbaru

Pers Rilis

Silvio Napoli Menjadi CEO Lucid Setelah Pergantian Kepemimpinan

Selasa, 2 Jun 2026 - 20:27 WIB