Recorded Future Umumkan Kemitraan Strategis Dengan Wipro Untuk Hadirkan Intelijen Ancaman Berbasis AI Pada Skala Perusahaan Global

- Jurnalis

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemitraan ini akan memperluas kemampuan keamanan siber yang mendukung penawaran baru berupa intelijen terkelola dan pemantauan merek di portofolio Wipro CyberShieldSM .

BOSTON dan BENGALURU, India, 4 Juni 2026 /PRNewswire/ – Recorded Future adalah perusahaan terbesar di dunia di bidang intelijen ancaman. Hari ini Recorded Future mengumumkan kemitraan strategis dengan Wipro Limited untuk memperluas layanan keamanan siber berbasis intelijen bagi perusahaan global. Wipro Limited adalah perusahaan layanan dan konsultasi teknologi terkemuka berbasis AI.

Kedua perusahaan ini akan meluncurkan layanan Managed Threat Intelligence dan Brand Monitoring berdasarkan portofolio MSSP milik Wipro. Penawaran ini akan memungkinkan perusahaan mengoperasionalkan intelijen berbasis konteks yang dapat ditindaklanjuti dan dalam skala besar dengan mengintegrasikannya secara langsung pada pengoperasian keamanan, aktivitas perburuan ancaman secara proaktif, dan alur kerja perlindungan risiko digital. Hasilnya adalah model operasional lebih terintegrasi yang membantu perusahaan beralih lebih cepat dari deteksi ke pengambilan keputusan hingga respons.

Kemitraan ini akan meningkatkan kemampuan intelijen ancaman Wipro di berbagai solusi CyberShieldSM, bagian dari Wipro Intelligence™, yakni rangkaian platform, solusi, dan penawaran transformatif bertenaga AI dari Wipro. Kerja sama ini juga menyatukan berbagai sinyal terkait risiko siber, teknologi, geopolitik, dan bisnis untuk mendukung pengambilan keputusan berskala besar yang lebih cepat dan lebih berdasarkan informasi.

"Perusahaan global menuntut hasil keamanan siber, bukan hanya masukan teknologi," kata Satish Yadavalli, Global Business Head bidang Cloud, Infrastructure and Security Services di Wipro Limited."Melalui gabungan kemampuan Wipro dan Recorded Future, kami akan semakin memajukan pendekatan berbasis konsultasi dan AI untuk pertahanan siber, ketahanan, dan kepercayaan digital. Dengan menginterasikan kemampuan intelijen dan perburuan ancaman otonom di seluruh lapisan operasi siber, kami memungkinkan klien kami menciptakan dampak yang berorientasi pada hasil dan dapat ditingkatkan."

Kemitraan ini mencerminkan perubahan lebih luas di pasar terkait cara perusahaan besar memanfaatkan intelijen ancaman. Banyak perusahaan beralih dari feed data terfragmentasi dan alat yang terisolasi menuju intelijen berbasis AI yang kaya konteks serta terintegrasi di seluruh siklus operasi keamanan (SecOps), risiko, dan ketahanan. Melalui kerja sama ini, Recorded Future dan Wipro membantu pelanggan menjembatani kesenjangan antara data ancaman dan tindakan operasional.

"Kemitraan ini menyatukan dua perusahaan dengan visi yang sama bagi masa depan keamanan siber: intelijen di waktu nyata, yang dapat ditindaklanjuti, dan sangat terintegrasi dalam pengoperasian perusahaan," kata Colin Mahony, CEO Recorded Future. "Dengan memilih Recorded Future sebagai platform intelijen ancaman strategis dan bermitra dengan kami untuk menghadirkan layanan intelijen terkelola, Wipro menetapkan standar baru tentang cara perusahaan mengoperasionalkan intelijen guna mengurangi risiko dan memperkuat ketahanan."

Recorded Future menyediakan intelijen canggih berbasis AI, wawasan di waktu nyata berdasarkan konteks, dan cakupan luas yang siap menghadapi masa depan yang meliputi risiko siber, risiko pihak ketiga, intelijen merek, intelijen geopolitik, perburuan ancaman dan pengoperasian otonom. Melalui kemitraan ini, Wipro akan memasarkan penawaran bersama di seluruh dunia sekaligus memanfaatkan platform tersebut di lingkungan internal untuk membantu melindungi jejak digitalnya.

Kemitraan yang memadukan kemampuan intelijen Recorded Future dengan skala global, kedalaman konsultasi, dan keahlian layanan keamanan terkelola milik Wipro ini semakin memperkuat kedua perusahaan untuk membantu perusahaan lain mengatasi berbagai ancaman yang berkembang pesat dengan lebih yakin, lebih cepat, dan lebih jelas.

Tentang Recorded Future
Recorded Future adalah perusahaan intelijen ancaman terbesar di dunia yang melayani lebih dari 1.900 perusahaan dan organisasi pemerintah di 80 negara. Platform Recorded Future menyediakan cakupan terhadap pelaku ancaman, infrastruktur, dan target melalui Intelligence Graph® yang berisi lebih dari 200 miliar node data ancaman khusus. Diakuisisi oleh Mastercard pada tahun 2024, Recorded Future membantu berbagai perusahaan mengubah informasi intelijen menjadi hasil keamanan terukur dalam skala besar.

https://www.wipro.com/en/

Media Contact
Alexander Leslie
Senior Advisor
alexander.leslie@recordedfuture.com
+17088609255

Logo – https://mma.prnewswire.com/media/2941153/5999468/Recorded_Future_Logo.jpg

Berita Terkait

ISB Rayakan 25 Tahun dengan Beasiswa 100% bagi Calon Peserta PGP Internasional
ZTE Global Summit & User Congress 2026 Resmi Dibuka di Kuala Lumpur, Dorong Transformasi Digital Berbasis Konektivitas
Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut
Menutup Kesenjangan Literasi Digital Berpotensi Mendorong PDB Global hingga Triliunan Dolar
Yutong Luncurkan Pusat Servis Komprehensif Pertama di Eropa
Trinasolar Pasok Modul Vertex N untuk Proyek PLTS Terapung 562 MWdc di Vietnam
DJI Gelar Sesi “Filmmakers & Visionaries” di Venice Production Bridge dalam Ajang Venice International Film Festival Ke-83
Risen Energy Rambah Bisnis Integrasi Energi dan Komputasi Hijau

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 04:55 WIB

ISB Rayakan 25 Tahun dengan Beasiswa 100% bagi Calon Peserta PGP Internasional

Jumat, 11 September 2026 - 03:11 WIB

ZTE Global Summit & User Congress 2026 Resmi Dibuka di Kuala Lumpur, Dorong Transformasi Digital Berbasis Konektivitas

Jumat, 11 September 2026 - 00:05 WIB

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut

Kamis, 10 September 2026 - 23:46 WIB

Menutup Kesenjangan Literasi Digital Berpotensi Mendorong PDB Global hingga Triliunan Dolar

Kamis, 10 September 2026 - 13:51 WIB

Yutong Luncurkan Pusat Servis Komprehensif Pertama di Eropa

Berita Terbaru

Pers Rilis

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut

Jumat, 11 Sep 2026 - 00:05 WIB