Tindakan Mendesak Diperlukan untuk Mengatasi Kebakaran dan Kabut Asap Lintas Batas di Asia Tenggara

- Jurnalis

Rabu, 30 September 2026 - 15:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUALA LUMPUR, Malaysia, 30 September 2026 /PRNewswire/ — Sekretariat Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) sangat prihatin dan berduka atas kebakaran hebat yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia serta dampak buruk yang ditimbulkannya terhadap masyarakat setempat, kesehatan masyarakat, satwa liar, dan mata pencaharian. Kami turut merasakan keprihatinan mendalam dan urgensi yang dirasakan di seluruh kawasan. 

Tim kami bekerja sepanjang waktu dengan memanfaatkan Hotspot Hub dan sistem peringatan FireWatch berbasis satelit serta berkoordinasi langsung di lapangan untuk melacak titik panas, memverifikasi kejadian kebakaran di dalam dan di sekitar konsesi bersertifikat, serta mendukung anggota yang terdampak. 

Kami menyadari bahwa beberapa anggota RSPO menghadapi tantangan besar di lapangan. Prioritas utama mereka saat ini adalah melindungi nyawa, mengendalikan kebakaran, membantu masyarakat, serta bekerja sama dengan otoritas kehutanan setempat, organisasi penyelamatan satwa liar, dan LSM untuk melindungi kawasan rentan, seperti habitat orangutan dan kawasan konservasi. Sekretariat secara aktif berkoordinasi dengan anggota yang terdampak untuk mengidentifikasi penyebab kebakaran dan akan menentukan tindakan yang perlu diambil sesuai dengan Standar kami setelah laporan terperinci tersedia. 

Standar RSPO secara tegas melarang penggunaan api untuk pembukaan atau penyiapan lahan. Pendekatan kami dirancang untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pencegahan dan penanganan kebakaran hutan, kebakaran terbuka, serta penggunaan api untuk pengendalian hama. Kebakaran dapat terjadi karena berbagai faktor, baik alami maupun akibat aktivitas manusia. Perkebunan Bersertifikat RSPO menerapkan protokol penanganan kebakaran yang ketat serta memiliki langkah-langkah untuk mencegah dan menangani risiko maupun kejadian kebakaran di dalam dan di sekitar area perkebunan mereka. Anggota RSPO diharapkan menangani kebakaran yang terjadi hingga sekitar dua kilometer dari batas konsesi mereka, tetapi dalam praktiknya mereka sering kali bertindak jauh melampaui area tersebut untuk membantu masyarakat sekitar. 

Standar RSPO juga mewajibkan adanya Prosedur Operasi Standar (SOP) kesehatan dan keselamatan yang mengharuskan anggota memantau kualitas udara, menyesuaikan kegiatan di lapangan, menghentikan pekerjaan yang membutuhkan aktivitas fisik berat, serta menyediakan alat pelindung pernapasan yang wajib digunakan ketika tingkat polusi udara meningkat. 

Para anggota RSPO di seluruh dunia terus mencermati situasi kebakaran saat ini dengan penuh keprihatinan. Kami mengimbau anggota RSPO yang terdampak untuk terus meningkatkan kewaspadaan melalui pengawasan, patroli, pemantauan, dan pelaporan secara intensif, sekaligus memberikan dukungan kepada pekerja dan masyarakat setempat serta upaya konservasi yang terdampak kebakaran dan kabut asap. 

Dengan cuaca kering ekstrem dan kondisi El Niño yang diperkirakan akan semakin intens dan terus berlanjut, penanganan krisis ini membutuhkan tindakan terkoordinasi dalam skala besar. RSPO menyerukan komitmen bersama dari seluruh sektor terkait, kerja sama lintas batas yang transparan, serta perhatian penuh dan berkelanjutan terhadap upaya penanganan sejak dini. 

Kami juga menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para relawan, petugas tanggap darurat, dan organisasi yang bekerja tanpa lelah untuk melindungi masyarakat dan satwa liar di tengah kondisi yang sangat menantang. 

Tentang RSPO: 

Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) adalah  kemitraan global untuk menjadikan i minyak sawitberkelanjutan. Dibentuk pada tahun 2004, RSPO adalah organisasi nirlaba multi-pemangku kepentingan yang menyatukan anggota dari seluruh rantai nilai minyak sawit, termasuk produsen kelapa sawit, pengolah dan pedagang minyak sawit, produsen barang konsumsi, pengecer, bank dan investor, organisasi non-pemerintah (LSM) di bidang lingkungan hidup atau konservasi alam, serta LSM di bidang sosial atau pembangunan. 

Sebagai kemitraan yang mendorong kemajuan dan menciptakan dampak positif, RSPO memfasilitasi perubahan di global untuk menjadikan  produksi dan konsumsi minyak sawit berkelanjutan. Untuk mendorong perubahan, kami mengomunikasikan manfaat lingkungan dan sosialnya. Untuk mewujudkan kemajuan, kami mendorong kolaborasi. Untuk memberikan jaminan, kami menetapkan standar sertifikasi. 

RSPO terdaftar sebagai asosiasi internasional di Zurich, Swiss, dengan kantor pusat di Malaysia dan Indonesia, serta kantor di Tiongkok, Kolombia, Belanda, Inggris, dan Amerika Serikat. 

Berita Terkait

Platform Asia Pasifik Baru VXA Hadirkan Pemerintah, Pelaku Dunia Usaha, dan Pemimpin Teknologi di Singapura untuk Membahas Konvergensi AI, Robotika, dan Keamanan Siber
Laporan riset global terbaru Habitat for Humanity: Tiga dari empat orang mengurangi pengeluaran untuk kebutuhan pokok demi memenuhi biaya tempat tinggal
Radha Exports bermitra dengan Körber untuk mengupayakan otomatisasi canggih pergudangan di Singapura
ICP DAS Hadirkan Solusi Komunikasi Industri dan I/O yang Andal di Ajang Measurement and Control Show NEXT 2026
XTransfer Tampilkan Solusi Penagihan Lokal Asia Tenggara di CAEXPO, Dukung Perdagangan Lintasnegara
E&R Engineering Siapkan Pabrik Baru di Malaysia: Tingkatkan Kapasitas Produksi Material Kemasan Global dan Layanan Lokal
Blokees Gelar Debut Lebih dari 90 Produk Baru di Ajang Wonder Festival Shanghai 2026
Sovereign Wealth Fund Institute Umumkan I20 Summit Perdana Bersamaan dengan G20 Leaders’ Summit, Targetkan Penempatan Modal US$5 Triliun di AS

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Platform Asia Pasifik Baru VXA Hadirkan Pemerintah, Pelaku Dunia Usaha, dan Pemimpin Teknologi di Singapura untuk Membahas Konvergensi AI, Robotika, dan Keamanan Siber

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Laporan riset global terbaru Habitat for Humanity: Tiga dari empat orang mengurangi pengeluaran untuk kebutuhan pokok demi memenuhi biaya tempat tinggal

Selasa, 6 Oktober 2026 - 03:32 WIB

Radha Exports bermitra dengan Körber untuk mengupayakan otomatisasi canggih pergudangan di Singapura

Selasa, 6 Oktober 2026 - 01:15 WIB

ICP DAS Hadirkan Solusi Komunikasi Industri dan I/O yang Andal di Ajang Measurement and Control Show NEXT 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:40 WIB

XTransfer Tampilkan Solusi Penagihan Lokal Asia Tenggara di CAEXPO, Dukung Perdagangan Lintasnegara

Berita Terbaru