Xinhua Silk Road: Teknologi Digital Dorong Pertumbuhan Industri Pir Wangi Yulu di Tiongkok Bagian Utara

- Jurnalis

Kamis, 22 Januari 2026 - 23:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo shows a joyful farmer looking at a Yulu fragrant pear in Xi County of Shanxi Province, north China.

Photo shows a joyful farmer looking at a Yulu fragrant pear in Xi County of Shanxi Province, north China.

BEIJING, 23 Januari 2026 /PRNewswire/ — Dengan hanya menyentuh layar ponsel, para petani buah di Kabupaten Xi, Provinsi Shanxi, Tiongkok bagian utara, kini dapat menyelesaikan proses irigasi dan pemupukan untuk perkebunan pir wangi Yulu. Hal ini lazim ditemui di wilayah tersebut.

Photo shows a joyful farmer looking at a Yulu fragrant pear in Xi County of Shanxi Province, north China.
Photo shows a joyful farmer looking at a Yulu fragrant pear in Xi County of Shanxi Province, north China.

Kabupaten Xi telah lama dikenal sebagai pusat budi daya buah pir dengan cita rasa terbaik. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah setempat aktif mengadopsi teknologi digital untuk mendorong perkembangan industri pir wangi.

Melalui platform komputasi awan  "Xi County Digital Village", kabupaten yang berada di kawasan Dataran Tinggi Loess ini—memiliki kondisi ideal untuk tanaman pir wangi Yulu—tidak lagi terkendala dengan irigasi dan pemupukan.

Kabupaten ini juga menerapkan sistem pengelolaan kebun pintar dan distribusi cerdas untuk mendigitalisasi manajemen produksi. Inisiatif tersebut ikut menjaga kualitas rasa pir Yulu yang unggul berkat ketinggian wilayah, paparan sinar matahari yang melimpah, perbedaan suhu siang dan malam yang signifikan, serta kondisi geologi yang khas.

Di aula percontohan Desa Digital Kabupaten Xi, lebih dari 100 indikator terkait budi daya pir Yulu, penjualan e-commerce, dan aspek lainnya ditampilkan pada layar besar untuk memantau perkembangan secara langsung, analisis tren, serta peringatan risiko.

Terkoneksi dengan data meteorologi, perangkat sensor berbasiskan Internet of Things (IoT), serta sistem irigasi dan pemupukan terpadu, sistem pengelolaan kebun pintar mendukung proses budi daya dan perawatan pohon pir yang lebih ilmiah.

Di pusat distribusi dengan suhu terkendali di Kota Zhaizi, sistem serupa digunakan untuk mengelola secara cerdas proses masuk buah pir Yulu ke gudang, penyortiran, pengemasan, pengiriman, hingga pemantauan lingkungan.

Dalam sistem ini, setiap pir Yulu memiliki kode identitas berbasiskan QR sehingga seluruh proses—mulai dari pemetikan di kebun hingga penyajian di meja makan—dapat ditelusuri secara transparan oleh konsumen.

Di kalangan petani setempat, terdapat ungkapan, "Tidak semua pir wangi bisa disebut pir wangi Yulu." Reputasi tersebut tidak hanya ditopang oleh kondisi alam yang kondusif, namun juga upaya pengembangan produk turunan berbahan pir, seperti sirup, anggur, dan minuman, serta penguatan ekosistem e-commerce lokal.

Kombinasi antara habitat alami yang unggul dan inovasi berkelanjutan turut menjamin kualitas premium dari buah pir wangi Yulu dari Kabupaten Xi. Saat ini, Kabupaten Xi memproduksi sekitar 35 juta kilogram pir wangi per tahun dan telah mengekspor produk ke berbagai pasar internasional, termasuk Amerika Serikat, Kanada, Uni Emirat Arab, dan Australia.

Tautan artikel asli: https://en.imsilkroad.com/p/349281.html

Berita Terkait

Nestlé dan NBA mengumumkan kemitraan pemasaran internasional jangka panjang
V-Key Umumkan Investasi Strategis Mayoritas di CloudsineAI untuk Memperkuat Keselamatan dan Keamanan AI dalam Ekonomi AI
Daftar Perempuan Paling Berpengaruh di Asia 2026 Versi Fortune Mengungkapkan Pergeseran Lanskap Kekuatan Bisnis Seiring Sektor Teknologi dan Keuangan Jadi yang Terdepan
Platform Asia Pasifik Baru VXA Hadirkan Pemerintah, Pelaku Dunia Usaha, dan Pemimpin Teknologi di Singapura untuk Membahas Konvergensi AI, Robotika, dan Keamanan Siber
Laporan riset global terbaru Habitat for Humanity: Tiga dari empat orang mengurangi pengeluaran untuk kebutuhan pokok demi memenuhi biaya tempat tinggal
Radha Exports bermitra dengan Körber untuk mengupayakan otomatisasi canggih pergudangan di Singapura
ICP DAS Hadirkan Solusi Komunikasi Industri dan I/O yang Andal di Ajang Measurement and Control Show NEXT 2026
XTransfer Tampilkan Solusi Penagihan Lokal Asia Tenggara di CAEXPO, Dukung Perdagangan Lintasnegara

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Nestlé dan NBA mengumumkan kemitraan pemasaran internasional jangka panjang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:03 WIB

V-Key Umumkan Investasi Strategis Mayoritas di CloudsineAI untuk Memperkuat Keselamatan dan Keamanan AI dalam Ekonomi AI

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Daftar Perempuan Paling Berpengaruh di Asia 2026 Versi Fortune Mengungkapkan Pergeseran Lanskap Kekuatan Bisnis Seiring Sektor Teknologi dan Keuangan Jadi yang Terdepan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Platform Asia Pasifik Baru VXA Hadirkan Pemerintah, Pelaku Dunia Usaha, dan Pemimpin Teknologi di Singapura untuk Membahas Konvergensi AI, Robotika, dan Keamanan Siber

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Laporan riset global terbaru Habitat for Humanity: Tiga dari empat orang mengurangi pengeluaran untuk kebutuhan pokok demi memenuhi biaya tempat tinggal

Berita Terbaru