Palladium Global Science Award: Hong Kong Jadi Tuan Rumah Malam Penghargaan yang Mengapresiasi Sejumlah Teknologi Terinovatif yang Memakai Bahan Paladium

- Jurnalis

Sabtu, 22 November 2025 - 01:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HONG KONG, 22 November 2025 /PRNewswire/ — Pengumuman pemenang Palladium Global Science Award edisi perdana berlangsung di Hong Kong. Ajang ini mengapresiasi sejumlah inovasi termutakhir dalam aplikasi paladium di sektor perindustrian. Pertama kali digelar pada 2025, kompetisi ilmiah tingkat dunia ini mendorong dan mempromosikan penelitian inovatif untuk teknologi baru berbasiskan paladium. Lima ilmuwan dari Kanada, Jepang, India, Amerika Serikat, dan Arab Saudi dinobatkan sebagai penerima penghargaan ini yang berhak atas hadiah total senilai USD 350.000.

Ajang ini mempertemukan para ilmuwan terkemuka, perwakilan dunia bisnis, pejabat pemerintah, serta mitra internasional. Para peserta menyaksikan pengumuman resmi para pemenang dan mengapresiasi inovasi mutakhir yang membangun masa depan aplikasi paladium. Lebih lagi, ajang ini menegaskan cakupan global dari kompetisi tersebut yang telah berperan mendorong perkembangan teknologi paladium mutakhir.

Di edisi perdana, kompetisi ini menerima hampir 100 proposal di lebih dari 30 negara, mencakup bidang energi (konvensional dan alternatif), metalurgi, kimia, nanoteknologi, kedokteran, elektronika, hingga teknologi lingkungan. Dewan Ahli Internasional menilai setiap proposal berdasarkan inovasi ilmiah, kelayakan teknologi, dan potensi aplikasi industri.

Para pemenang diumumkan untuk tiga kategori:

  • Pengembangan Ilmiah Terbaik dalam Aplikasi Paladium Baru
  • Artikel Ilmiah Terbaik tentang Aplikasi Paladium Baru
  • Konsep Terapan Terbaik untuk Aplikasi Paladium Baru

Dalam kategori Pengembangan Ilmiah Terbaik, Profesor Chao-Jun Li (McGill University, Kanada) sukses menjadi pemenang pertama atas katalis paladium yang mampu mengubah metana dan karbondioksida menjadi metanol, bahan baku kimia penting. Teknologi ini ikut mengurangi emisi gas rumah kaca, meningkatkan pemanfaatan bahan baku, dan meminimalkan limbah produksi sehingga menciptakan proses yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan. Pemenang kedua adalah Profesor Makoto Fujita (University of Tokyo dan Institute for Molecular Science, Jepang), atas metode baru untuk membangun nanostruktur paladium sehingga membuka peluang penggunaan material unik untuk elektronika, kedokteran, dan teknologi industri lanjutan.

Dalam kategori Artikel Ilmiah Terbaik, Profesor Senior Natesan Thirupathi (Delhi University, India) menjadi pemenang pertama atas riset tentang kimia organopalladium yang mempercepat pengembangan obat dan membuat produksi farmasi lebih ramah lingkungan. Profesor Michael Joseph Krische (University of Texas at Austin, AS) menjadi pemenang kedua atas metode yang memanfaatkan palladium untuk reaksi hydrogenation dan coupling secara simultan yang mempercepat sintesis senyawa medis penting.

Profesor Safa Faris Kayed (Prince Sattam bin Abdulaziz University, Arab Saudi) menjadi pemenang dalam kategori Konsep Terapan Terbaik atas PalladClear, sebuah sistem berbasiskan paladium untuk pemurnian air limbah. Teknologi ini mampu membersihkan air secara efisien, mengembalikan logam agar dapat digunakan kembali, dan mengurangi dampak lingkungan—langkah penting yang menciptakan kota yang lebih bersih dan aman.

"Kami tak hanya menilai ide orisinal, namun juga pengaruhnya di dunia nyata—mempertemukan wawasan ilmiah dengan aplikasi praktis. Dari proposal pertama, kami sudah menyaksikan bahwa paladium telah berkembang jauh melampaui penggunaan awalnya. Kami menilai inovasi yang mengubah peran paladium, dari sekadar bahan mentah menjadi sumber daya strategis, mulai dari kelas baru molekul antimikroba hingga alat presisi untuk industri-industri farmasi dan energi bersih. Inovasi-inovasi ini tidak sekadar meningkatkan proses yang ada, melainkan juga menciptakan pasar baru yang sebelumnya dianggap tidak mungkin. Dengan mengapresiasi sejumlah karya yang memadukan kajian ilmiah dan skalabilitas aplikasi, kami menyusun standar untuk litbang (R&D) global, serta membuat acuan tentang pemanfaatan paladium untuk mengatasi tantangan pada dekade mendatang," kata Francis Verpoort, Ketua Dewan Ahli Internasional, Palladium Global Science Award.

Kompetisi ini terselenggara berkat dukungan mitra-mitra utama, yakni China Precious Metals Industry Committee (CPMIC), serta Shanghai Metals Market, North-West University (Afrika Selatan), dan MDX Research Center for Element Strategy (Jepang).

Palladium Global Science Award edisi berikutnya akan dimulai pada musim semi 2026. Ilmuwan dan insinyur dari seluruh dunia dapat mengajukan proyek baru yang mampu mengubah teknologi, meningkatkan kelestarian alam, dan memperkuat peran paladium dalam industri masa depan.

Berita Terkait

Panduit Semakin Berkomitmen terhadap Pelayanan Pelanggan yang Prima dengan Menunjuk Holly Garcia sebagai Chief Commercial Officer
Memanfaatkan Kekuatan Olahraga: Orange Lion Sports Pimpin Tren “Racecation” yang Kian Berkembang
Laporan Khusus China Matters: Dampak Rumah Kaca Pintar bagi Pembangunan Xinjiang
Envision Luncurkan Dubhe, Membangun Sistem Energi AI dengan Model Fondasi Energi Pertama di Dunia
Shanghai Electric Pamerkan “Keunggulan Integrasi” di Ajang WFES 2026 Lewat Berbagai Solusi Energi yang Mencakup Seluruh Skenario untuk Timur Tengah
Teknologi HJT Tampil Luar Biasa di Malaysia! Risen Energy Resmikan Kerja sama Proyek PLTS Terbaru guna Mempercepat Ekspansi di Asia Tenggara
Heartstream Diluncurkan Sebagai Perusahaan Perawatan Kesehatan Darurat Independen
Kerry Luncurkan “Global Taste Charts 2026” sebagai Analisis Berbasiskan Data yang Mendukung Perkembangan Cita Rasa Produk Makanan dan Minuman pada Masa Depan

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 10:56 WIB

Panduit Semakin Berkomitmen terhadap Pelayanan Pelanggan yang Prima dengan Menunjuk Holly Garcia sebagai Chief Commercial Officer

Sabtu, 17 Januari 2026 - 06:17 WIB

Memanfaatkan Kekuatan Olahraga: Orange Lion Sports Pimpin Tren “Racecation” yang Kian Berkembang

Jumat, 16 Januari 2026 - 15:18 WIB

Laporan Khusus China Matters: Dampak Rumah Kaca Pintar bagi Pembangunan Xinjiang

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:32 WIB

Envision Luncurkan Dubhe, Membangun Sistem Energi AI dengan Model Fondasi Energi Pertama di Dunia

Jumat, 16 Januari 2026 - 12:25 WIB

Shanghai Electric Pamerkan “Keunggulan Integrasi” di Ajang WFES 2026 Lewat Berbagai Solusi Energi yang Mencakup Seluruh Skenario untuk Timur Tengah

Berita Terbaru