Membalas atau Negosiasi dengan Amerika Serikat, Pilihan Lebih dari 50 Negara Terdampak Tarif Donald Trump

- Jurnalis

Rabu, 9 April 2025 - 07:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden ke-47 Amerika Serikat Donald Trump. (Facebook.com@Donald J. Trump)

Presiden ke-47 Amerika Serikat Donald Trump. (Facebook.com@Donald J. Trump)

ISTANBUL – Lebih dari 50 negara yang terdampak tarif impor baru AS sudah berkomunikasi dengan Washington.

Mereka meminta negosiasi terkait pencabutan tarif, demikian menurut seorang pejabat Gedung Putih.

Ketua Dewan Ekonomi Nasional Gedung Putih Kevin Hassett, menyampaikan hal itu dalam keterangannya, Minggi (6/4/2025).

“Saya mendapat laporan dari (Perwakilan Dagang AS) tadi malam bahwa sudah lebih dari 50 negara berkomunikasi dengan presiden kita untuk meminta negosiasi,” kata Kevin Hassett.

Negara-negara tersebut disebut marah dan berusaha membalas, namun mereka “juga mau datang ke meja negosiasi”.

Hal itu disampaikan dalam wawancara bersama George Stephanopoulos dari acara berita “This Week” oleh ABC News.

“Mereka melakukannya karena paham mereka menanggung banyak sekali tarif,” kata dia.

Hassett menganggap bahwa pemberlakuan tarif tak akan berdampak besar bagi konsumen di AS.

Karena negara-negara tersebut “memiliki suplai yang sangat tidak elastis” sehingga AS “mengalami defisit dagang yang berkepanjangan dan berlangsung lama”.

Sementara itu, eks menteri keuangan AS Lawrence Summers yang juga hadir dalam acara tersebut mengatakan, tarif impor membawa dampak buruk bagi ekonomi.

Menurut Summers, tarif impor mengakibatkan kenaikan harga dan meningkatnya inflasi.

Kondisi tersebut, kata dia, menyebabkan daya beli masyarakat menurun sehingga “pekerjaan jadi berkurang”.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infotelko.com dan Infoekonomi.com

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media 23jam.com dan Haiidn.com

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hallotangsel.com dan Haisumatera.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, klik Persrilis.com atau Rilispers.com (150an media).

Sapulangit Media Center (SMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 08557777888, 087815557788

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Berita Terkait

Gelombang Boikot Produk AS di India: Nasionalisme Ekonomi Kian Menggema
Iran-Israel Kian Panas, Dunia Islam Malah Bungkam
Amunisi Menipis, Israel Setuju Gencatan Senjata Usai Perang Singkat
Trump Balas Kritik Musk: Tuduh Tesla Marah karena Kehilangan Insentif Kendaraan Listrik Pemerintah
Ditunda 90 Hari, Presiden Donald Trump Umumkan Soal Tarif Resiprokal ke Berbagai Negara Mitra Dagang

Berita Terkait

Selasa, 12 Agustus 2025 - 13:26 WIB

Gelombang Boikot Produk AS di India: Nasionalisme Ekonomi Kian Menggema

Senin, 30 Juni 2025 - 07:18 WIB

Iran-Israel Kian Panas, Dunia Islam Malah Bungkam

Kamis, 26 Juni 2025 - 15:49 WIB

Amunisi Menipis, Israel Setuju Gencatan Senjata Usai Perang Singkat

Sabtu, 7 Juni 2025 - 10:11 WIB

Trump Balas Kritik Musk: Tuduh Tesla Marah karena Kehilangan Insentif Kendaraan Listrik Pemerintah

Kamis, 10 April 2025 - 11:09 WIB

Ditunda 90 Hari, Presiden Donald Trump Umumkan Soal Tarif Resiprokal ke Berbagai Negara Mitra Dagang

Berita Terbaru